Sabtu, 10 Jun 2017

Jika ikut HUKUM halal darah ahli Parliament DAP Bukit Bendera






Jika ikut HUKUM halal darah ahli Parliament DAP Bukit Bendera.
Halal DARAH nya yang saya maksudkan itu begini.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
“Tidak halal darah seorang muslim yang telah bersaksi bahwa tiada tuhan yang berhak untuk disembah selain Allah dan aku adalah utusan Allah, kecuali satu dari tiga orang berikut ini; seorang janda yang berzina, seseorang yang membunuh orang lain dan orang yang keluar dari agamanya dan meninggalkan jama’ah”
 (HR Muslim 3175)

Maksudnya, Kita dilarang membunuh JIWA saudara mukmin dan tiada larangan menghukum janda yang berzina dan orang yang keluar dari Jemaah islam membantu musuh islam menghancurkan pemerintahan islam.

Kita harus pahami penegasan bahwa murtad yang ”meninggalkan jamaah” atau mereka yang berbalik menjadi lawan kaum muslim. Pada zaman Rasulullah, ketika peperangan kaum muslim menghadapi kaum kafir, ketika seseorang keluar dari agama Islam, umumnya langsung bergabung dengan kaum kafir dan memerangi kaum muslim.

Firman Allah ta’ala yang artinya,
 “Mereka tidak henti-hentinya memerangi kamu sampai mereka (dapat) mengembalikan kamu dari agamamu (kepada kekafiran), seandainya mereka sanggup. Barangsiapa yang murtad di antara kamu dari agamanya, lalu dia mati dalam kekafiran, maka mereka itulah yang sia-sia amalannya di dunia dan di akhirat, dan mereka itulah penghuni neraka, mereka kekal di dalamnya."
(Al Baqarah : ayat 217)


Tipu muslihat iblis dan kafir laknat DAP ini sebenarnya sudah tersedia ada peringatan Allah dalam Quran. Antaranya.
“Dan orang-orang yang kafir, setengahnya menjadi penyokong dan pembela bagi setengahnya yang lain. Jika kamu (wahai umat Islam) tidak menjalankan (dasar bantu-membantu sesama sendiri yang diperintahkan oleh Allah) itu, nescaya akan berlakulah fitnah (kekacauan) di muka bumi dan kerosakan yang besar.”
(Al Anfaal : ayat 73)

Sebelum Allah turunkan bala musibah angkara mereka, lakukanlah sesuatu bagi mengekangnya dengan minta pihak berkuasa mengambil tindakan tegas terhadap mereka. Selagi umat islam tidak tunduk taat kepada kemahuan mereka selagi itulah KITA dianggap RECIS.